Dalam hidup ini, tentu ada kewajiban dan hak yang melekat pada diri kita. Namun ketika kita sibuk menuntut hak kehidupan setelah bersusahpayah menunaikan kewajiban, kita akan terjebak dalam kejenuhan dan dalam keegoisan. Hidup ini akan jauh lebih indah ketika istri sebagai ibu rumah tangga dan suami sebagai tulang punggung keluarga melakukan peran dan pekerjaan masing-masing sebagai bentuk layanan kepada seisi keluarga yang dikasihi. Kerelaan hati akan membuat segala jerih lelah itu tak berat. Bahkan seberat apapun pekerjaan yang dilakukan, kerelaan membuat kita menikmati setiap langkah dan selalu ada jaminan kepuasan ketika melihat orang yang kita kasihi menikmatinya pula.

5. Sentuhan tanpa rasa

“Jadi laki-laki itu lebih enak ketimbang perempuan! Pingin punya anak engga perlu susah mengandung, pingin menyalurkan hasrat tinggal pake bininya. Enak tenan kan?” protes beberapa teman wanita saya yang merasa menjadi korban laki-laki.

Memang menikah, hamil, melahirkan, momong anak sepertinya sudah menjadi kodrat seorang perempuan. Dari sekian banyak keluhan tentang “kodrat keperempuanannya”, ada satu hal yang paling sering menjadi jeritan hati perempuan: merasa sekadar “dipakai” sebagai pemuas nafsu suami. Kehidupan seksual memang sebuah bagian yang tak terpisahkan dari relasi pernikahan. Sentuhan fisik tak kalah pentingnya dengan hubungan hati ke hati.

Masalahnya banyak perempuan mengeluh suami hanya peduli pada hal fisik tapi tidak memberi perhatian pada getaran rasa yang seringkali tidak dialami si istri. Bercumbu hanya dilakukan atas nama hasrat birahi dan meninggalkan greget cinta di sudut ruangan. Hal-hal ini seringkali menjebak kita pada situasi yang hambar; tak ada lagi rasa bahkan ketika bercinta.

Sentuhan tanpa rasa pada akhirnya hanya akan membawa relasi pada titik kekecewaan. Oleh sebab itu, sentuhlah hatinya dulu, bangkitkan lagi rasa dan getaran hati, maka bukan hanya tubuh seutuhnya tetapi separuh jiwanya akan menjadi milikmu!

Baca juga:

Setelah Perselingkuhan Suami Terkuak, Istri Jangan Lakukan 3 Hal Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here