2. Terlalu Sering Bersama, Bisa Menumbuhkan Cinta Tetapi Bisa Juga Sebaliknya: Menajamkan Pedang dan Menabuh Genderang Perang

Banyak suami istri yang setelah menikah, memiliki anak, dan tenggelam dalam rutinitas mereka, pernikahan mereka bisa berjalan dengan stabil karena keduanya tidak mengambil pusing terhadap kekurangan atau kelebihan masing-masing. Boro-boro mengurusi kekurangan pasangan, pekerjaan rumah saja sudah menumpuk seakan-akan tiada berakhir.

Namun, semua itu berubah ketika suami istri terpaksa harus #dirumahaja. Istri mulai mencak-mencak ketika suaminya tidak mengeringkan dahulu rambutnya dan membuat basah seluruh lantai rumah (hal yang tak terjadi ketika ia langsung berangkat kerja). Suami mulai jenuh dan sumpek ketika istri berkali-kali mengeluarkan nada tinggi dan memarahi anak-anak yang tak bisa mengerjakan pekerjaan rumahnya. Istri makin kesal ketika tv yang biasa dipakai untuk menonton drama Korea sambil memasak kini dikuasai suami yang menonton sepak bola. Suami membuat istrinya ‘mengambul’ karena lebih memilih untuk memesan makanan dari luar, ketimbang memakan masakan istrinya.

Dan masih banyak hal lainnya … yang tadinya tidak tampak keburukannya karena tertutup oleh aktivitas lainnya dalam rutinitas sehari-hari, kini malah tampak nyata dan makin nyata setiap harinya …

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here