Hal tersebut tentu saja membuat stres sang istri yang memiliki jadwalnya sendiri. Selain itu juga usianya sudah 60-an, tidak bisa menyamai kecepatan kerja para pegawai di kantor lama suaminya.  

Masalah juga makin rumit dikarenakan beberapa sifat buruk yang makin mencuat. Terutama sikap sang suami yang tidak sabaran terhadap masalah putri-putri mereka yang kini sudah bekerja. Sebagai anak-anak yang sudah dewasa, mereka tidak lagi dengan mudah diperintah-perintah. Ada banyak pertimbangan sebelum berkata, “Ya”. Sang ayah tidak bisa menerima perbantahan, dan terjadilah perselisihan kata yang sengit.  

Teman saya yang lebih sering berinteraksi dengan anak-anaknya selama ini hampir tak pernah bertengkar dengan mereka, karena ia memiliki caranya sendiri dalam mencapai kesepakatan dengan mereka, kini terpojok dengan tuntutan suami yang inginnya selalu dipatuhi dengan cepat.

Padahal biasanya, ketika putri-putrinya menolak, khsususnya putri kedua yang lebih keras kepala, teman saya tersebut cenderung memberi waktu untuk si bungsu merenungkan ulang penolakannya sebelum mengambil keputusan final. Setelah beberapa waktu mempertimbangkan, putri bungsu tersebut bisa melihat sisi bijak orangtuanya dan menerimanya. Akan tetapi, kehadiran sang ayah di rumah, dengan desakan dan otoritas yang kuat, justru membuat sang putri tak berpeluang untuk mundur dan merenung seperti biasanya. Akibatnya debat sengit kerap menghantui keluarga mereka.

Kumpul bersama menjadi sebuah chaos dalam keluarga tersebut sejak sang kepala keluarga pensiun. Itu yang dikisahkan teman saya. Namun beruntunglah bahwa mereka pada akhirnya bisa mengambil langkah penyelesaian untuk masalah mereka. Sang istri mengusulkan agar suaminya melamar pekerjaan yang cocok untuk usianya. Karena mereka tinggal di negara yang memang menyediakan lapangan pekerjaan untuk warga lanjut usia, usulan tersebut pun tidak sulit untuk dilaksanakan.  

“Sekarang keluarga saya sudah tenang kembali,” ujar sahabat saya sambil tersenyum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here