3. Relasi Pertemanan

Relasi ini kelihatannya akan aman-aman saja selama kita masih tersambung dengan media sosial. Namun setelah beberapa waktu tidak ketemu, apakah ada teman-teman yang Anda rindukan? Adakah teman-teman yang tetap bisa menaikkan tensi darahmu lewat cara ia berbicara atau bersikap di media sosial? Hal-hal kecil ini bisa menyadarkan Anda manakah teman yang berharga bagi Anda.

Dari sisi lain, Anda juga perlu peka dengan apa yang terjadi setelah situasi kembali normal. Bila pemerintah berkata bahwa semua kegiatan sudah bisa kembali normal dan Anda masih merasa seakan teman-teman menjaga jarak dari Anda, mungkin itu berarti nilai Anda di mata teman-teman tersebut tidaklah setinggi yang Anda percayai.

Sobatku, ketiga model relasi ini memiliki satu faktor kesamaan, yaitu diri kita. Untuk itu, kita patut bersyukur karena kita memiliki kuasa dan pilihan penuh untuk menentukan orang seperti apa yang akan muncul setelah kondisi ini berlalu. Walau sulit, kita bisa mengubah diri sendiri.

Marilah kita menggunakan waktu susah ini untuk membangun diri dan pribadi kita, sehingga hidup kita bisa memberikan makna dan dampak positif kepada orang-orang di sekitar kita.

Baik sekarang, maupun ketika keadaan menjadi normal kembali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here