Kunci keberhasilan semut adalah bekerja hari ini untuk masa yang akan datang. Mereka tidak pernah menunda-nunda pekerjaan. Semut mempersiapkan hidupnya dengan baik. Ia tahu artinya berlelah-lelah sekarang tapi akan menikmati hasilnya kelak nanti. Inilah yang perlu kita teladani dari semut. 

Ketiga, Tidak Berjuang Sampai Akhir

No pain, no gain. Tidak ada keberhasilan tanpa perjuangan. Dalam mewujudkan resolusi, tantangan dan rintangan pasti akan datang menghadang. Diperlukan ketangguhan untuk menghadapi semuanya. Banyak orang berhenti mewujudkan resolusi mereka karena minimnya daya juang, mental mudah menyerah, dan segan berkorban.

Pola pikir instan dapat pula menjadi penghalang untuk mewujudkan resolusi. Orang-orang dengan pola pikir instan enggan melepaskan zona nyamannya. Itu karena mereka telah merasa cukup. Pencapaian resolusi mereka sebisa mungkin yang cepet tanpa ribet. Kalau perlu tanpa tenaga, tanpa usaha, dan tanpa uang. Orang seperti ini tidak akan pernah mengalami kemajuan dalam hidupnya. Hidupnya akan stagnan karena baginya membuat resolusi hanya sekadar menjadi ajang ikut-ikutan.

Saya banyak menulis di portal ributrukun.com sebelum berubah menjadi ributrukun.net. Saya pikir, kumpulan tulisan tersebut bisa saya tingkatkan nilainya dengan mengubahnya menjadi sebuah buku. 

Setahun yang lalu, salah satu resolusi saya adalah menerbitkan sebuah buku yang berisi kumpulan tulisan karya sendiri. Ini adalah mimpi yang tinggi karena dunia penulisan masih terlalu asing buat saya. Selain itu, saya juga tidak banyak tahu tentang dunia penerbitan dan pencetakan.

Namun bagaimana pun juga, resolusi ini harus dijelmakan. Kemudian saya berpikir untuk bergabung dengan seorang sahabat penulis yang juga memiliki visi yang sama. Hal itu menolong kami saling memotivasi ketika salah satu dari kami mulai malas mengerjakan. 

Tentang dunia penerbitan dan percetakan, kami akhirnya menemukan solusi setelah selama enam bulan bergelut mencari informasi. Kami menemukan jalan untuk dapat menerbitkan tulisan kami dalam bentuk buku cetak. Namun yang tidak pernah kami sangka sebelumnya, biaya yang diperlukan ternyata mahal dan prosesnya rumit. Ditambah lagi dengan proses konfirmasi penerimaan naskah, pengeditan, desain cover dan layout, penerbitan, percetakan, serta proses pengirimannya, yang ternyata tidak semudah yang kami bayangkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here