Apa tuntutan masing-masing pihak agar keluarga bisa bertahan dan bahkan makin hari makin harmonis?

Ada tiga hal. Pertama, sama-sama belajar mencintai Tuhan lebih lagi. Sepertinya hal ini fundamental sekali, namun sangat penting untuk diutamakan.

Kedua, berubahlah oleh pembaharuan akal budimu. Artinya update tentang ilmu-ilmu keluarga dan berusaha mempraktikkanya cukup penting bagi pasangan muda. 

Ketiga, belajar untuk komunikasi lebih lagi, bahkan komunikasi level perasaan mesti dibina dan dijaga. 

Apa saran Anda terhadap muda-mudi yang sedang PDKT? Syarat apa saja yang Anda anjurkan sebelum mereka nembak?

Pastikan bahwa kita sendiri mengenal gambar diri kita dengan baik sebelum kita memilih pasangan dalam hidup kita. Pada waktu kita mulai PDKT kenali baik-baik juga masa lalunya, keluarganya, kekurangannya, apa yang kita tidak suka, apakah kita siap menerima semuanya itu? Jika kita siap dan berani bertanggung jawab terhadap baik dan buruknya pasangan kita, itu bisa jadi modal awal untuk menetapkan sebuah komitmen.

Apa yang kita pilih itulah yang harus kita pertanggung jawabkan dan siap mempertahankannya sampai akhir. Dalam PDKT belajar juga cara komunikasi yang baik, dan pastikan kalian tertanam dalam sebuah komunitas rohani yang baik agar ada bimbingan.

Pasangan ini sekarang hidup harmonis dengan anak-anaknya dan mendapatkan kesempatan melayani kembali di sebuah gereja lokal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here