6. Mandiri dalam Mengambil Keputusan

Dengan hadirnya pacar dalam hidup kita, suka tidak suka akan ada orang lain yang memiliki kepentingan atas kita. Otomatis kita tidak dapat mengambil keputusan sendiri, melainkan perlu ada komunikasi dengan pacar kita. Perihal potong rambut saja bisa menimbulkan debat yang melebihi debat capres-cawapres. Lain halnya dengan para jomblo, pengambilan keputusan bisa dilakukan lebih mandiri.

7. Bisa Lebih Fokus pada Tuhan

Bukan berarti bepacaran membuat tidak fokus pada Tuhan. Keduanya sama-sama baik di mata Tuhan. Namun dalam masa jomblo kita akan memiliki waktu lebih banyak untuk melayani Tuhan dan dapat memusatkan perhatian pada perkara yang di atas. Bepacaran membuat kita perlu memerhatikan pasangan kita sebagai wujud melayani Tuhan. Bukankah kebahagiaan sejati datang dari-Nya?

 

Jelaslah bahwa masa lajang/jomblo bukan untuk dikasihani, diratapi, apalagi disia-siakan waktunya.

“Jomblo adalah anugerah dari Tuhan yang patut dimanfaatkan untuk fokus memperbaiki diri dan mengembangkan diri dengan lebih leluasa.”

 

Dan …

Ternyata pacaran itu tidak main-main, ada pengorbanan di dalamnya. Butuh kesiapan dan komitmen yang matang. Kalau tidak, kita hanya akan merugikan diri sendiri untuk hal yang tidak perlu.

Benarlah,

lebih baik jomblo daripada pacaran, jika belum siap berkomitmen dan belum rela kehidupan pribadimu terusik.

Jadi, yakin lebih enak pacaran?

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here