3. Kita memiliki ‘inner power‘ yang bisa muncul ketika dalam situasi tak terduga

Ada banyak kisah heroik yang dapat kita saksikan dalam film ini. Salah satunya tokoh utama kita yang tadinya berniat bunuh diri, justru menemukan kembali makna hidupnya setelah berhadapan dengan monster yang akan memakan anak-anak kecil di apartemen beberapa lantai di bawahnya. Nalurinya untuk menolong anak-anak itu membuatnya berani keluar.

Kisah lain seorang wanita yang kehilangan bayinya karena kecelakaan. Ia yang tampaknya linglung karena kehilangan anaknya, justru dengan gagah berani melawan monster yang menyerang anak-anak kecil tadi dan melindungi mereka.

Jangan lupa juga Jung Jae Heon yang membawa pedang kemana-mana. Ia mengorbankan dirinya untuk mati dibakar di dalam lift bersama monster untuk menyelamatkan orang-orang di apartemen tersebut.

Pertanyaannya adalah: darimana kekuatan mereka itu muncul? Bagaimana kisah nyata seorang Ibu yang rela kehilangan nyawa asalkan bayinya dilahirkan dengan selamat? Lalu, seorang Ayah yang melindungi anak-anaknya dalam bencana alam, ia kehilangan nyawanya namun anak-anaknya selamat tanpa ada cidera yang berarti.

Kekuatan ini muncul dari perasaan dan naluri ingin melindungi. Orangtua yang ingin melindungi anaknya. Kakak yang ingin melindungi adiknya. Kekasih yang ingin melindungi orang yang dikasihinya.

Dalam situasi pandemi ini, apa yang menguatkan kita hingga bertahan bahkan saya yang suka sekali jalan-jalan bisa bertahan tidak keluar rumah sama sekali dalam setahun? Saya yakin jawabannya adalah perasaan ingin melindungi. Saya ingin melindungi keluarga saya sehingga saya tidak akan lengah dan bertahan dengan menahan diri untuk tidak keluar rumah untuk hal-hal yang tidak penting dan selalu melakukan protokol kesehatan bahkan di rumah sekalipun.

Kunci dari mengakhiri pandemi ini adalah kedisiplinan kita, dan kekuatan kita untuk menahan diri.

Saya tahu Anda pasti merasa jenuh dan bosan, apalagi jika pemberitaan tentang Covid-19 dari hari kehari tidak menampakkan perbaikan justru perburukan.

Coba pikirkanlah orang-orang di sekitar kita, dan resiko kita bisa menyebarkan penyakit kepada mereka jika kita hidup dengan sembrono.

Bukankah Anda tak ingin merasakan penyesalan setelah kehilangan orang yang paling Anda kasihi? Yuk mulailah dari diri Anda sendiri! Saya yakin, kita semua pasti memiliki kekuatan untuk bersama-sama berjuang mengakhiri pandemi ini!

Lebih baik mencegah, daripada mengobati. Ingatlah tak semua bisa dengan mudah diobati. Lebih baik melindungi diri sendiri dan orang lain, daripada menyesal di kemudian hari.

Oh ya jangan lupa, Anda bisa menonton Sweet Home di Netflix! Selalu gunakan platform legal untuk menonton film ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here