Petirnya? Wkwkwk. Tentu saja tidak!

KERAPUHANNYA!

Lho, kok film superhero menunjukkan kerapuhan? Justru di sinilah bagian terindah dari film ini.

Bukankah setiap orang memiliki kerapuhan di sana sini yang—bagi sebagian orang—coba mereka tutupi dengan topeng beraneka bentuk dan warna.

Bukan kebetulan, saat Gundala diputar, bersama putri saya, saya menyaksikan serial Supergirl di Netflix. Sepupu Superman ini mengalami masalah yang sama. Di satu sisi, dia ingin menjadi Kara (Zor-El) yang hidup bersama kakaknya Alex Danvers sebagai karyawati rendahan di sebuah perusahaan media raksasa. Di sisi lain, dia ingin menjadi Supergirl yang bisa menolong orang-orang yang membutuhkannya. Pilihannya? Menjadi kedua-duanya.

Bagaimana dengan Gundala?

Superhero Indonesia ini memiliki kerapuhan seorang Sancaka yang dengan pergumulan batinnya ingin keluar dari ‘sampah’ yang mengotori rumah bernama Indonesia sekaligus ingin menjadi bagian dari usaha mengenyahkan sampah itu.

Bagaimana kisahnya? Tonton sendiri, deh. Lebih asyik!

Photo credit: Instagram @gundalaofficial

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here