4. Dengarkan keluhannya
Mendengarkan, jika tidak disertai dengan mengerti dan memahami, ujung-ujungnya hanya sekadar obrolan sia-sia. Tidak jarang, suami malah jadi ikutan moody.
Suami sering kali terkesan enggan berbicara ketika sudah berada di rumah sepulang kerja. Hal ini sebenarnya bisa dimengerti, setelah seharian kelelahan menghadapi serentetan permasalahan, lalu masih harus mendengarkan ocehan istri yang tidak kalah panjang dengan problem yang dibawanya pulang, tidakkah itu seperti menaruh beban yang terlalu berat kepada suami?
Memang, beban suami dan istri perlu dikomunikasikan dengan terbuka. Namun demikian, pilihlah waktu bicara yang tepat serta gunakan kata-kata yang mengena untuk menghindari salah pengertian.
Sehingga ketika suami mendengar suara istri, meski penuh omelan, seolah sedang mendengarkan alunan cerita cinta indah yang tiada pernah berakhir. Wkwkwk.
5. Bantu dia
“Apa yang bisa aku lakukan untukmu?”
Dear Pak Suami, pernahkah kalimat ini terucap darimu ketika melihat istrimu begitu repot mengurus rumah tangga?
Cobalah sesekali menawarkan bantuan meski tak pernah dimintanya. Atau, mengapa tidak langsung saja ikut terjun bebas membantu apa yang sedang ia kerjakan?
Cara satu ini dijamin ampuh mengusir stres istri sekaligus membuat hatinya berbunga-bunga.
Baca Juga: Suami, Lakukan 2 Hal Ini untuk Membuat Istri Happy di tengah Kelelahannya akibat Urusan Rumah Tangga
Bagaimana, Pak Suami? Mudah, bukan?
Jangan tunda lagi. Segera lakukan, ya!






