Jika demikian, apakah yang bisa kita lakukan?
Untuk memudahkan kita memeriksa diri, apakah kita seorang yang sombong, inilah 5 ciri kesombongan yang sering tidak disadari:
1. Suka menggurui orang lain
Suatu kali seorang anak muda bercerita pada saya tentang kejadian memalukan yang menimpa dirinya.
Hari pertama masuk Sekolah Menengah Atas, ia ingin menunjukkan pada semua orang bahwa ia adalah atlet bela diri Kempo yang terpilih untuk mengikuti kejuaraan tingkat kota. Ia menceritakan hal itu kepada teman-temannya, bahkan memperagakan gerakan-gerakan bela diri itu.
Saking serunya bercerita dan memperagakan bela dirinya, seorang kakak kelas menegurnya karena mengganggu kelas sebelah yang sedang belajar. Tidak terima dengan teguran itu, ia menantang kakak kelas itu untuk berduel dengannya. Kakak kelas itu menolaknya dan meminta maaf kepadanya jika tegurannya itu menyinggungnya.
Ia merasa bangga karena berpikir kakak kelas itu takut padanya.
Satu minggu kemudian, ia pergi berlatih bela diri kempo di pertemuan gabungan antara bela diri kempo di suatu tempat. Betapa terkejutnya ia ketika melihat ternyata kakak kelas yang pernah ia tantang duel adalah pelatihnya dan pemegang gelar juara nasional bela diri kempo.
Betapa malunya ia. Ia meminta maaf berkali-kali pada pelatihnya itu.
Setiap kali kita merasa hebat, selalu ada potensi sombong di sana.
Maka berhati-hatilah dengan apa yang kita banggakan. Jangan sampai salah menggurui orang.
2. Selalu merasa sebagai orang yang “pantas”
“Seharusnya aku yang pantas berdiri di sana.”
“Seharusnya aku yang pantas mendapatkan penghargaan itu.”
“Seharusnya aku yang pantas berdiri di samping pembesar itu.”
“Seharusnya akulah yang mendapat juara dalam kelas itu, tapi, ya, sudahlah.”
Sering kali kita tidak sadar mengucapkan perkataan-perkataan semacam itu baik secara langsung maupun hanya di dalam hati.
Tahukah kita, itu adalah benih kesombongan.
Merasa selalu “pantas” membuat kita lupa pepatah yang mengatakan,
“Di atas langit masih ada langit.”
Orang yang selalu merasa diri pantas cenderung meremehkan orang lain. Dominan. Dan sulit menerima, jika ternyata ada orang lain yang memang lebih pantas dari padanya.
Baca Juga: Satu Rahasia yang Membuat Orang Besar Menjadi Semakin Besar, Orang Hebat Menjadi Semakin Hebat






