3.Responsible
Kelima sosialita ini sepakat seorang suami idaman haruslah orang yang bertangung jawab, meskipun dengan kata-kata yang berbeda: mapan dalam arti berduit, suami yang tetap mau berusaha keras dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Termasuk bertanggung jawab di sini adalah mau membantu pekerjaan istri di rumah dan kebutuhan anak-anaknya yang utama seperti menyiapkan kebutuhan pampers, susu, dan obat.
4. Good Communication skill
Suami yang bisa berkomunikasi dengan baik di dalam keadaan senang ataupun dalam pertengkaran, tidak berkata kasar, bisa memberikan pujian dan mencairkan suasana tegang dengan humor-humor segar yang kalau disingkat dengan satu kata: hangat.
Suami idaman diharapkan mereka bukan hanya bisa berkomunikasi dengan istrinya, melainkan dengan keluarga besarnya. “Cari pasangan yang enggak ribet sama orang tua. Repot kalau suami bertengkar terus sama mertua,” ujar seorang dari mereka.
Komunikasi ini juga dalam pemberian hadiah dan ingat akan hal-hal kecil yang penting seperti hari ulang tahun, anniversary pernikahan dan sebagainya.
5. Good looking
Meskipun saya tanya seorang demi seorang, bukan rombongan, rupanya mereka ‘sepakat’ menempatkan kriteria ‘ganteng’ justru di bagian akhir. Wanita pada umumnya memang lebih mengutamakan kepribadian dan clicktidaknya. Jadi bukan sekadar ganteng saja, meskipun itu termasuk dalam salah satu kriteria suami teladan.
Nah, bagaimana dengan sebaliknya: istri teladan menurut usahawan mapan? Nanti saya sambung lagi dengan mewawancarai mereka, bisa jadi sebagian para suami dari ‘sosialita’ yang namanya saya tulis di atas.
Yang menggembirakan, di antara ‘sosialita’ itu ada yang berkata, “Tapi ini juga berlaku sebaliknya, ya Pak. Jadi bukan hanya suami saja yang diharapkan jadi teladan, istri pun harus bisa jadi teladan bagi suaminya. Bukankah begitu, Pak Xavier?”
Baca Juga:






