Ternyata ijazah ‘aspal’ tersebut digunakan untuk maju dalam pemilihan kepala desa. Ketahuan, si bapak ditangkap, begitu pula ayah. Masa-masa tersebut sangat berat bagi keluarga kami. Saat itu saya masih duduk di bangku SD, dan beberapa kali saya menemani ibu mengunjungi ayah di Rutan Lumajang maupun Lapas Probolinggo dengan naik bis. Ibu harus bekerja keras mencukupi kebutuhan hidup keluarga. Saya sempat kecewa dan protes pada Tuhan.
Bersyukur ayah mendapatkan perlakuan baik, sejak masih di tahanan kepolisian, kejaksaan hingga di Lembaga Pemasyarakatan. Bukan karena kami membeli fasilitas di rutan maupun lapas, tetapi hal ini tak lepas dari status ayah yang juga seorang rohaniaan. Beliau mendapatkan kepercayaan untuk membantu pembinaan kerohanian bagi para tahanan dan napi, membawa mereka untuk kembali ke jalan yang benar. Hal ini terus berlanjut bahkan ketika ayah telah menyelesaikan masa hukumannya.
Satu Pelajaran Ini
Beberapa temannya datang, bahkan menginap di rumah untuk belajar lebih lagi mengenai kerohanian. Ada yang dipenjara karena narkoba, menipu, mencuri sampai membunuh orang. Awalnya kami sekeluarga agak takut dan risih menerima dan menampung mereka. Namun ayah memberikan penjelasan bahwa mereka layak diberi kesempatan kedua. Beliau juga memberikan pengetahuan dan pelatihan singkat membuat stempel, sablon dan lainnya, sebagai bekal mereka kembali ke masyarakat.
Ruangan yang gelap sekalipun akan berubah menjadi terang jika ada yang menyalakan lilin di dalamnya. Penjara bukan akhir segalanya. Jadikan penjara sebagai pijakan untuk hidup yang lebih baik.
Bagi saya, ayah telah mampu menjadikan kehidupan di penjara sebagai pijakan untuk memberikan sumbangsih bagi orang di sekitarnya. Semoga demikian pula dengan Ahok selepas dari penjara.
Kami menantikan kiprahmu Ahok, eh BTP (demikian Engkau ingin dikenal dan dipanggil selepas dari penjara, bukan?)
Baca juga:
Syantik Mana: Veronica Tan atau ‘Calon’ Istri Ahok Bripda PND? Cantik Sejati, Ini!
Ahok Menikah Lagi, Kok Pada Heboh, Sih? Saya Mendapati 3 Hal di Balik Kehebohan Ini






