3. Sering bertengkar: ego diri yang tinggi

Saya pernah membaca di sebuah tulisan, dalam pernikahan jika salah seorang sedang marah maka yang lain jangan ikut marah. Karena jika keduanya marah, maka pertengkaran akan terjadi dan akhirnya keduanya akan saling menyakiti. Memang pertengkaran dalam pernikahan bisa saja terjadi, bahkan karena hal-hal kecil yang sepele. Namun ingatlah satu hal, jangan biarkan ego diri yang menang. Jika kita merasa benar, jangan memaksakan pendapat kita kepada pasangan yang juga sedang merasa dirinya benar. Justru kita yang harus mengalah jika merasa benar. Jika emosi keduanya telah padam, bicarakan baik-baik tanpa perlu lagi bertengkar.

Dalam pernikahan, bukan ego yang harus menang, namun hubungan serta keintiman yang harus diutamakan. Click To Tweet

 

4. Hadirnya orang ketiga dalam rumah tangga:  tidak selalu wanita atau pria idaman lain

Hadirnya orang ketiga ini bisa jadi adalah anak, bisa jadi orang tua, bisa jadi mertua, bisa jadi siapa saja; bisa membahayakan hubungan pernikahan. Apalagi jika orang ketiga ini sangat besar andilnya dalam rumah tangga.

Berhati-hatilah dengan kehadiran orang ketiga ini. Banyak teman saya yang rumah tangganya hancur karena orang tuanya sendiri. Bahkan ada yang hancur karena kehadiran anak yang seharusnya menjadi berkat dalam keluarga. Pasangan masa kini banyak yang memiliki hubungan dekat dengan kedua orang tua mereka bahkan masih bergantung pada orang tua sepenuhnya. Banyak yang tidak sadar bahwa kehadiran orang ketiga ini bisa menjadi pemicu masalah di masa yang akan datang.

 

5. Mengikuti perkembangan zaman: tak lagi memperjuangkan janji nikah 

Masa kini kita banyak melihat di televisi ataupun media sosial pasangan yang mengumumkan perceraiaan mereka. Secara tidak sadar akhirnya kita menganggap bahwa perceraian adalah hal yang biasa dan akhirnya kita sendiri mentolerir hal tersebut.

Berkata ‘ayo cerai’ menjadi hal yang lebih mudah dibanding dengan ‘ingatlah janji nikah kita’. Janji nikah makin tidak ada harganya. Bahkan dengan mudah diucapkan hanya untuk dipatahkan di kemudian hari.

Banyak pasangan yang dengan mudah memutuskan menikah karena berpikir toh kalau tidak cocok masih bisa bercerai juga nanti. Click To Tweet

Berita perceraian Gading dan Gisella entah karena masalah apa, seharusnya menjadi sebuah pengingat bagi kita agar kita lebih waspada dalam menjaga hubungan pernikahan kita sendiri. Karena makin berkembangnya jaman dan makin beratnya tantangan yang harus dihadapi pasangan dalam menjaga keutuhan keluarga.

Baca Juga: Menjaga Pernikahan dari Perceraian, Begini Kata Pakarnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here