Mari kita serap sari pati inspirasi dari apa yang Daniel Pannison rasakan saat memotret kebersamaan dan kemesraan mereka.
“In a world where appearance matters more than the feeling, they met it was not by chance, it was a meeting of souls, a meeting of acceptance and character and love arose when their souls met and today they are an inspiration for so many people who do not believe in themselves, in life and especially in love.”
Di dunia yang lebih mengutamakan penampilan ketimbang perasaan, peleburan jiwa Edmilson dan Karine merupakan peleburan sempurna penerimaan tanpa syarat, kematangan jiwa, dan kebesaran cinta.
Betapa malunya kita yang tidak mengalami apa yang Karine rasakan namun masih saja tidak percaya diri bahwa di luar sana ada orang yang bisa mencintai kita.
“And I can say, having portrayed the love of this couple has brought me peace and a lot of inspiration for soul. The acceptance, protection and all affection involved between the two of them, has made me see that love is not lost.”
Bagi Daniel Pannison, mendapat kesempatan untuk memotret pasangan ini bukan saja memberinya inpirasi bagi jiwa, melainkan rasa damai yang tak tergambarkan. Penerimaan, perlindungan dan kasih sayang di antara kedua makhluk ciptaan Tuhan ini membuat Daniel Pannison justru menemukan
bahwa cinta itu tidak buta, melainkan melihat yang jauh lebih dalam ketimbang permukaan danau yang mengilau.
Baca Juga: Cinta Itu Melek: 5 Panduan Sederhana Mendapatkan Jodoh. Nomor Berapa yang Belum Anda Coba?
“Karine’s acceptance made me see how useless we are to complain. I only ask one thing, be thankful every day for being who you are. Stop complaining for being what you are. Embrace life, and accept.
Much gratitude for teaching me so much. You guys are amazing. You are the hope that is lacking in so many people. Thanks for the strong hug, and for the wonderful day we live together. I carry your smile with me forever.”
Ketika melihat betapa Karine bisa menerima dirinya apa adanya membuat Daniel Pannison merasa betapa sia-sia sia hidup kalau kita penuhi dengan keluh kesah.
Ketimbang mengeluh terus-menerus terhadap apa yang tidak bisa kita ubah, lebih baik mengucap syukur karena masih banyak hal yang bisa kita lakukan.
Mari merangkul kehidupan dan menikmati apa arti bersyukur.






