Ya! Cara kita melihat kehidupan juga berpengaruh. Kebosanan bisa kita rasakan jika kita dalam keadaan yang sedang tidak bertumbuh menjadi semakin dewasa baik dalam pemikiran maupun tindakan.
Ketika pertumbuhan kita sedang mengalami stagnasi, kita akan kehilangan motivasi tertinggi dalam hidup yang seharusnya justru menjadi booster bagi kita untuk dapat menikmati hidup.
Dalam hal ini, kunci mengatasi kebosanan adalah dengan merelakan diri kita untuk mau dibentuk.
Agar tidak mengalami kebosanan,
mulailah berpikir bahwa relasi yang kita bangun bukanlah semata untuk kebahagiaan diri sendiri, tetapi juga untuk kebahagiaan orang lain, termasuk pasangan kita juga.
Walaupun kita harus menderita, jika untuk kebahagiaan orang yang kita kasihi, justru di sanalah kita bisa menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya. Bukankah itu yang orang tua kita ajarkan? Mereka rela menderita berjerih lelah buat anak-anaknya, karena saat anak-anaknya bahagia, di sanalah kebahagiaan mereka juga. Share on X
Selain itu, untuk menghindari kebosanan,
temukan hal-hal baru. Walaupun bisa jadi hal-hal tersebut tidak sesuai dengan kesukaan Anda.
Hal yang tak Anda sukai itu mungkin malahan bisa membuat orang lain atau pasanganmu lebih bahagia.
Ada lagi hal lain yang bisa mengusir kebosanan, yaitu dengan
membuka peluang untuk mengoreksi diri melalui tindakan nyata.
Misalnya, ada orang yang bersalah kepada kita. Sebenarnya kita bisa saja berpikir, ‘Seharusnya dia dulu, dong, yang berubah!’. Namun, kita juga bisa bertindak sebaliknya, yaitu memaksa diri kita yang berubah lebih dulu. Perubahan seperti ini akan memaksa Anda keluar dari ‘keterbiasaan’ yang Anda hadapi.
Atau, Anda juga bisa mengambil tindakan untuk mengurangi bermain games atau memegang gawai saat menghabiskan waktu bersama Si Dia, walaupun rasanya buat Anda ‘itu bukan gue banget!’.
Juga untuk menepis kebosanan, Anda bisa menyediakan lebih banyak waktu untuk dihabiskan bersama dengan pasangan. Mungkin Anda awalanya berpikir, ‘Kalau cuma menghabiskan waktu gini doang, mendingan kerja aja, bisa dapet tambahan. Khan lumayan!’
Namun,
Yakinlah, bahwa sesungguhnya saat Anda memberi diri lebih kepada orang yang Anda kasihi, Anda akan lebih menemukan siapa diri Anda yang sejati! Share on X
Boredom is a sign, you’re not growing!
Ketika kita mengalami kebosanan dalam sebuah relasi, cobalah untuk mengintrospeksi diri.
Jika sebuah hubungan dibangun tanpa motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, maka bersiaplah dengan serangan kebosanan.
Cepat atau lambat ia akan datang menghampirimu. Karena boredom is a sign, you’re not growing!






