Sebagai arek Suroboyo, saya ikut bangga kota tercinta menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2019 yang berlangsung sejak 6-9 Februari 2019. Kali ini HPN mengambil tema “Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital’, sebuah tema yang menarik yang memang pas dengan situasi dan kondisi saat ini.  

“Citizen journalism” Begitu orang menyebutnya. Sebuah era dimana setiap orang dapat menjadi pewarta hanya bermodalkan telepon pintar dan paket internet (atau jaringan wifi gratisan). Sebuah era dimana masyarakat sudah pada tahap kebanjiran informasi sehingga sulit membedakan mana yang benar atau tidak benar (hoaks).

Sudah menjadi rahasia umum bahwa karakter masyarakat Surabaya sangatlah khas. Lugas, tanpa tedeng aling-aling walau tetap berlaku hormat dan sopan pada orang yang dituakan. Arek Suroboyo dikenal setia kawan, berani dan pantang menyerah. Gaya komunikasinya pun sangat khas, yakni keras, ceplas ceplos dan apa adanya.

CAK adalah sapaan akrab bagi laki-laki di Surabaya, menggambarkan kehangatan, keintiman dan juga rasa hormat. Ternyata kita bisa belajar menyaring informasi yang kita terima dan bagikan melalui panggilan khas Surabaya ini :

C – Tidak hanya cepat, tapi harus Cermat, tidak sekedar asal membagikan informasi yang diterima tapi perlu dilakukan pengecekan bahkan pengecekan ulang terkait kebenaran informasi tersebut.

Ketika membuat tulisan ini, saya mendapat kabar dari WA Grup tentang seperti ini :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here