Anak presiden, tapi juga manusia biasa

Terlepas dari statusnya dan tentu saja status ayahnya, Kaesang tetap saja seorang manusia. Ia bisa melakukan kesalahan. Ia bisa menyakiti orang di sekitarnya, bahkan mungkin orang yang dikasihinya. Manusia mana yang sempurna dan tak pernah sekalipun melakukan kesalahan? Saya yakin tidak ada.

Hanya saja, karena statusnya sebagai anak presiden, kesalahan sekecil apapun yang dilakukan oleh Kaesang pasti akan disorot habis-habisan oleh media dan masyarakat.

Sama seperti yang pernah dikatakan seorang kawan, semakin tinggi tingkat sosial seseorang, semakin susah juga ketika ia terjatuh. Ibarat terjatuh di panggung lebih memalukan karena kesalahan kita terekspos di hadapan orang lain, dibanding ketika terjatuh di balik layar.

Apakah lalu mereka yang melakukan kesalahan diam-diam lebih baik daripada yang jatuh di atas panggung? Tentu tidak bukan?

Anak presiden (gak) boleh salah?

Saya yakin Bapak Jokowi akan berlaku bijak seperti ayah-ayah lainnya dalam menangani kasus yang menimpa putranya. Di balik profesinya sebagai seorang presiden, ia tetaplah seorang ayah bagi anaknya.

Sebaliknya, seorang Kaesang di balik statusnya sebagai anak presiden, ia juga seorang anak muda pada umumnya. Yang bisa jatuh cinta, gagal cinta, putus cinta. Masa depannya masih panjang. Ia masih bisa mengambil banyak keputusan yang salah lainnya, namun kemungkinan mata seluruh netizen sudah tidak akan begitu lagi menyorotinya ketika ayahnya kelak tidak lagi menjadi seorang presiden.

Saya hanya berharap, kita sebagai netizen juga harus bijak. Biarlah masalah ini diselesaikan dengan baik antara kedua pihak dan keluarga yang bersangkutan. Kita jangan ikut-ikut menjadi pengeruh suasana.

Ibarat ketika kita sendiri yang tertimpa masalah, lalu semua orang mengarahkan telunjuknya pada kita dan terus-menerus menyalahkan kita, bukankah rasanya tidak enak?

Jika Anda tidak tahu duduk permasalahan sesungguhnya, lebih baik diam. Jika Anda tidak bisa membantu menyelesaikan masalahnya, lebih baik membantu dalam doa.

Setuju?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here