Tanpa kejelasan apa yang terjadi, relasi seperti menggantung. Menggantung seseorang dalam sebuah relasi sama artinya dengan memintanya diam di suatu titik tanpa bisa melangkah maju ke depan atau hanya sekedar menoleh ke belakang. Terkekang dalam status namun tak ada kepastian untuk melihat masa depan relasi yang ada. Tak ada gunanya menengok kenangan yang tertinggal di belakang.

Relasi membutuhkan kejelasan. Apalagi yang berjalan cukup lama dan sudah melibatkan kedua belah pihak keluarga. Keputusan apa pun sebaiknya diketahui langsung dan bisa diterima oleh kedua belah pihak.

Ketiga, Lebih Baik Putus Saat Pacaran Daripada Di Tengah Pernikahan

Kalimat ini yang sering terdengar bukan? Lebih baik putus atau diselingkuhin atau ditinggal pada saat pacaran, karena kita bisa melihat kualitas yang sebenarnya dari pasangan kita sebelum memasuki pernikahan.

Pacaran adalah sebuah jenjang kita mengenal pasangan kita, tentu bukan hal-hal baiknya saja, namun juga hal-hal yang kurang baik darinya. Putus adalah hal yang biasa, yang menandakan bahwa ia bukanlah orang yang sudah Tuhan siapkan.

Sedih? Sudah pasti dan silakan ambil waktu dalam kesedihan itu untuk berdamai dengan luka yang ada di hati. Biarkan keluarga dan teman-teman terdekat membantu menutup luka itu, dan bersiaplah untuk menyambut seseorang yang lebih baik, yang Tuhan sudah siapkan untuk menjadi pasangan hidupmu di masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here