3. Tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan prestasi
Banyak orang menduga bahwa seseorang yang memiliki motivasi tinggi pasti memiliki prestasi yang baik. Ternyata dugaan itu adalah salah! Pengujian statistik menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara motivasi dan prestasi seperti yang sering diduga orang. Rendahnya angka korelasi antara kedua faktor ini menyatakan bahwa tidak ada hubungan yang berarti antara motivasi belajar yang dimiliki oleh seseorang dengan prestasi yang diraihnya.
4. Prestasi dipengaruhi oleh rasa ingin tahu
Ternyata yang mempengaruhi prestasi seseorang bukanlah motivasinya. Prestasi seseorang menjadi rendah ketika mereka memiliki rasa ingin tahu yang rendah. Responden yang tidak mengetahui manfaat dari mengerjakan tugas belajar akan melakukan dengan asal-asalan sehingga memperoleh prestasi yang kurang memuaskan. Secara tidak langsung, sebenarnya rasa ingin tahu adalah faktor utama yang memupuk prestasi menjadi semakin baik.
Jadi, kita dapat menyimpulkan bahwa prestasi seorang pecandu game online tidak akan menurun ketika mereka memiliki rasa ingin tahu terhadap tugas belajarnya. Pecandu game online yang mengetahui dengan jelas manfaat yang akan mereka peroleh dari tugas belajar akan dapat mencapai prestasi yang baik.
Pendidik dan orang tua perlu memberikan instruksi yang jelas dan informasi yang lengkap, sehingga timbul rasa ingin tahu dalam diri anak-anak yang sering kita sebut pecandu game online. Mereka pun punya kesempatan berprestasi. Kita perlu ingat, setiap label yang kita berikan akan memberikan dampak. Berhati-hatilah ketika memberikan label “pecandu” game online.






