Konflik terbesar yang dihadapi oleh seorang Ip Man pun terjadi. Anaknya memusuhinya dan tak mau menerima setiap panggilan telepon darinya. Sebuah konflik yang tak mungkin diselesaikan dengan adu kekuatan bela diri sekalipun.

Belajar menjadi orangtua yang mau mendengar

Setelah mengalami berbagai kesulitan dalam pengurusan surat rekomendasi di Amerika, Ip Man berjumpa dengan seorang anak perempuan seusia anaknya yang mengalami konflik yang sama dengan orangtuanya. Sama sepertinya, Ayah gadis ini tak sudi mendengar dan justru memaksakan keinginannya pada anaknya.

Perjumpaan ini membuat sang tokoh utama ini bercermin pada dirinya sendiri yang gagal menjadi orangtua bagi anaknya. Ia kemudian tersadar bahwa kuncinya adalah komunikasi dan ia harus menjadi seorang pendengar yang baik bagi setiap curahan hati anaknya.

Ia bisa memahami dengan baik masalah yang dialami gadis ini di sekolah, tetapi mengapa ia tak bisa memahami masalah yang dialami oleh darah dagingnya sendiri? Mungkin ketika menjadi orangtua ia merasa dirinya superior dan tahu segala yang terbaik bagi anak, kemudian lupa bahwa setiap anak memiliki kebutuhan dan keinginan yang berbeda. Lagipula, belum tentu cara orangtua membaca dan memahami kebutuhan sang anak sama dengan kenyataan yang dijalani oleh anak ini sendiri.

Singkat cerita, Ip Man berhasil mengalahkan egonya sebagai orangtua yang tadinya selalu merasa tahu apa yang benar bagi anaknya.

Lalu ia pulang ke Hongkong untuk memberi yang terbaik bagi anaknya.

Mengasihi anak bukanlah mengekang dan selalu menentukan apa yang benar bagi anak. Mengasihi berarti bersedia menjadi pendengar yang baik bagi anak dan memahami setiap permasalahannya. Tak selalu harus menjadi pemberi jalan keluar, namun selalu memberi dukungan dan a shoulder to hold on to setiap kali anak mengalami masalah.

Children should be seen and heard. Listen to them, for they are keenly aware of what emotions are welling up inside them. They have this innate wisdom. It is only when we teach them to be quiet, to not express themselves; that they lose this intuitive wisdom.” Unknown.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here