Dan kini sungguh terbukti, bahwa kalimat-kalimat yang kita lontarkan bahkan di media sosial dapat memengaruhi seseorang.
Apalagi kita tak pernah paham masalah apa yang sedang dihadapinya, dan kita tidak tahu perjuangannya.
Bisa jadi ia sedang mengalami depresi, seperti yang dialami oleh Sulli, dan kata-kata yang jahat itu justru memperkuat keinginannya untuk mengakhiri hidup, bukannya berjuang untuk tetap hidup.
Seburuk apa pun seseorang menurut kita, sungguh akan lebih baik jika kita mampu menahan diri untuk tidak memberikan penghinaan ataupun hujatan. Karena kita tak akan pernah tahu dampak apa yang dapat terjadi ketika kita melontarkan kata-kata kasar. Bisa jadi kitalah yang menjadi seorang ‘pembunuh’ karena hujatan yang kita lontarkan.
Ya, bahkan menghujat seseorang tanpa henti melalui media sosial juga termasuk dalam tindakan perundungan.
Oleh karena itu berhati-hatilah dalam memilih kata-kata dan menggunakan media sosial. Jangan sampai kata-kata yang kita lontarkan baik secara lisan maupun tulisan menjadi batu sandungan bagi orang lain.
Jangan sampai ada Sulli-Sulli lainnya.






