Kembali pada Thor, kisah Sang Dewa Petir ini memang fiksi belaka. Akan tetapi, nilai moral yang disampaikan begitu sarat makna.

Selain menunjukkan sisi negatif, Thor juga memperlihatkan begitu banyak sifat positif dalam dirinya. Thor memberikan seluruh kekuatannya dan bahkan mungkin nyawanya untuk membuat senjata barunya. Didasarkan belas kasihan, Thor juga bersedia melakukan apa pun demi keselamatan orang-orang yang disayanginya tanpa syarat.

Sebagai penyandang gelar superhero atau pahlawan super, Thor juga memiliki sisi lemah yang mewakili sifat manusia. Berbeda dengan harapan saya sebelumnya, sebagai seorang dewa, Thor tidak seharusnya punya atau menunjukkan kelemahannya. Kenyataannya, saya justru beruntung ketika penulis skenario membuat jalan cerita yang demikian membumi.

Sisi negatif manusia yang dikedepankan dalam tulisan ini tidaklah bertujuan untuk melemahkan semua pembaca. Akan tetapi melalui kisah Thor di dunia Avengers, kita semua disadarkan

bahwa sisi lemah manusia itu justru harus diakui

agar kita tidak menjadi sombong, lebih bisa memahami orang lain saat mereka melakukan kesalahan, dan terus mengubah diri menjadi pribadi yang lebih baik.

Nobody’s perfect, inilah saya dengan segala kelemahan yang ada. Bantu saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here