Seorang mahasiswa pasti akan dipaksa berpikir karena ia akan menghadapi masalah, misalnya penelitian yang tak kunjung selesai. Pada posisi seperti ini, ia akan berpikir dengan cara mengingat kembali apa saja yang pernah dipelajari sebelumnya. Nah, pikiran ini pasti akan merespon secara otomatis apa yang berkaitan dengan situasi yang sedang ia hadapi saat itu. Pada keadaan ini, membaca tidak ada ruginya sebab ia akan menjadi kaya dengan informasi. Jadi, jangan keliru tentang membaca. Setiap ingatan ini memuat pikiran yang baru.

Dari Membaca Ke Menulis

Kemudian, setelah giat membaca, mulailah merefleksi diri dengan menulis. Setiap hari sempatkan waktu untuk menulis dan abaikan writer’s block (kemandekan) yang mungkin saja terjadi. Tulis apa pun, sekalipun bingung mau menulis apa. Latih pikiran kita untuk mengingat pengalaman-pengalaman indah yang penah kita alami atau masa-masa sulit yang bisa kita hadapi. Itulah hal terbaik yang dapat ditulis. Kita tidak bisa menulis kalau kita belum mengamai hal tersebut.

Russell Brand berkata, “ Satu hal saja setiap hari. Kedengarannya sederhana. Memang sederhana, tapi tak mudah: butuh dukungan luar biasa dan dengan rencana yang cermat.”

Karena itu, ayo menulis setiap hari! Setelah kita membudayakan kecintaan membaca, kita membudayakan kecintaan menulis. Kita membaca supaya kaya informasi dan pengetahuan, kemudian data yang kita dapat kita gunakan untuk memperkaya tulisan.

Berdasarkan hal di atas kita akan menjadi pribadi yang waras. Untuk itu, pikiran kita harus selalu terisi. Jadi ini bukan hanya soal pikiran bagaimana membentuk tubuh idaman saja, tetapi juga tentang bagaimana kita setiap hari berpikir kreatif dengan pikiran-pikiran yang sehat.

Pada akhirnya, cintailah segala sesuatu lebih dari standar kita sendiri. Hal yang dilakukan dengan cinta setiap hari, pasti berpengaruh terhadap diri kita dan mendatangkan keuntungan bagi orang lain.

Pola hidup sehat untuk tubuh itu perlu,  namun pola hidup sehat untuk pikiran melalui aktvitas membaca dan menulis jauh lebih penting!

Baca Juga:

Menunggu Pengumuman KPU, Amati dan Renungkan Hal Ini agar Kewarasan Tetap Terjaga Paska Pilpres

Belajar Menerima Kekalahan, Agar Tak Sembarang Klaim Kemenangan. Ini Caranya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here