3. Sampaikan secara bertahap sesuai dengan kesiapan hati yang menerima

Saya sedang berada di Sydney untuk memimpin camp keluarga selama lima hari. Di hari terakhir, ada sepasang kekasih yang datang kepada saya. Mereka sudah saling jatuh cinta, tetapi hubungan mereka tidak disetujui oleh orangtua pihak wanita. Penyebabnya? Sang pria seorang duda dan sudah punya seorang anak. Istrinya meninggal karena kanker kandungan. Usia pria itu lima tahun di atas si wanita.

Saya meminta mereka untuk berterus terang kepada keluarga. Mula-mula mereka takut. Setelah melalui doa dan pergumulan, akhirnya sang pria mendatangi keluarga wanita dan menjelaskan secara detail permasalahan mereka. Saya dengar belakangan, mereka diizinkan menikah.

Apakah Anda punya sisi gelap yang selama ini Anda sembunyikan? Bagaimana hasilnya jika diungkapkan?

Mari kembali ke tiga kasus di awal tulisan.

Kasus pertama. Begitu tahu pacarnya dulu pecandu, si wanita memilih untuk memutuskan hubungan, “Saya khawatir dia bisa jadi pencandu lagi.”

Kasus kedua. Sang calon istri memutuskan hubungan karena keluarganya khawatir hidup putri mereka akan susah karena pacarnya masih harus menanggung utang keluarga.

Kasus ketiga. Saat saya minta ia untuk berterus terang kepada pacarnya—tentu dengan risiko yang sudah ia pertimbangkan baik-baik—pacarnya, meskipun sedih, tetap menerima dirinya. 

“Saya juga punya sisi gelap, Pak Xavier. Saya dulu peminum. Saya sudah berhenti minum. Pacar saya juga berjanji tidak akan mengulangi lagi kenakalan masa remajanya. Masa saya tidak mengampuninya?” ujar pria itu kepada saya.

Nah, dari kasus nyata di atas, haruskah Anda membuka sisi gelap Anda kepada pacar atau pasangan? Pilihan tetap ada di tangan Anda. Yang paling penting, mohon hikmat dan petunjuk kepada Yang di Atas. Kiranya pilihan Anda tepat.

“Humans have a light side and a dark side, and it’s up to us to choose which way we’re going to live our lives. Even if you start out on the dark side, it doesn’t mean you have to continue your journey that way. You always have time to turn it around.”

– Taraji P. Henson


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here