3. Menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih

Bisa jadi asal muasal penyebab kita menderita suatu penyakit karena kerja terlalu keras sehingga fungsi ginjal, liver dan organ tubuh lain terganggu. Tidak punya cukup waktu untuk beristirahat atau makan makanan yang sehat. Ketika saya konsultasi dengan seorang profesor dokter yang menangani penyakit saya, pertanyaan pertama yang muncul adalah “Apa pekerjaanmu?“

Bisa jadi kesibukan dan lifestyle kitalah yang membuat penyakit itu bersarang dalam tubuh kita. Apapun pekerjaan kita, mengusahakan memiliki waktu bersama orang/keluarga terdekat sangatlah penting. Menjaga agar quality time dan quantity time itu ada. Bercanda, makan bersama atau mungkin hanya sekedar ngobrol. Banyak dari antara kita yang dalam keadaan sehat merasa bahwa menghabiskan waktu bersama teman, keluarga adalah hal sehari-hari yang nampak lumrah saja. Dalam keadaan sakit, yang biasa akan menjadi istimewa.

4. Jadikan hari ini sebagai moment yang terbaik

Hidup ini singkat, dan kita tak akan pernah tahu kapan jam kehidupan kita akan berhenti, atau apa yang akan terjadi besok. Oleh sebab itu kita perlu selalu bersyukur dan berjuang. Jangan takut menjalani hidup karena belum tentu maut menjemput.

Jika mungkin biasanya kita adalah pribadi yang egois, kekanak-kanakan dan suka menuntut atau sibuk sendiri dengan urusan kita, maka waktu yang masih ada adalah saat untuk berbalik dari segala sisi negatif itu.

5. Cukupkan waktu untuk tidur dan makan

Yak, jangan sampai jeda waktu yang diberikan kepada kita malah membuat kondisi fisik makin merosot. Alih- alih ingin sembuh, karena kepikiran dan tidak bisa tidur malah membuat kita masuk rumah sakit lebih awal. Makan dan minum apapun yang kamu senangi, asal tidak berlawanan dengan larangan dokter. Setelah makan kenyang, dan pikiran baik saya yakin koq kalau anda pasti akan tertidur lelap dengan sendirinya.

Pernah suatu waktu saya benar-benar tidak dapat tidur. Lalu di siang hari saya memutuskan keluar rumah mencari udara segar. Tidak lama kemudian saya melihat abang becak yang tertidur pulas di dalam becaknya.  Saya kemudian merenung, bagi sebagian orang mungkin tidur adalah hal yang sangat sepele. Tapi itu adalah bukti kepasrahan diri atas hidup ini. Untuk sahabatku, selamat berjuang dan menikmati proses hidup ini.

“Ketakutan akan selalu menemani hidup. Kau dan aku takkan pernah bisa lari darinya. Perjalanan pasti bakal mengubah manusia, dan kamu pasti akan berubah bersama perjalanan” (Agustinus Wibowo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here