Contoh saja, ketika idola mereka mengenakan pakaian yang sepertinya kurang pantas, mereka akan menjadi orang nomor satu yang mencela. Namun sebaliknya tentu mereka akan memuja-muja setinggi langit ketika idola mereka terlihat cantik dan tampan. Lalu ketika idola mereka terlihat lebih gemuk atau lebih kurus, mereka akan menjadi orang pertama yang memberi komentar. Bahkan ketika performa idola mereka tak maksimal, apa pun alasannya, netizen pasti akan mulai berkomentar.

Ya, kehidupan para idola tidak akan jauh dari komentar julid para netizen yang mahabenar.

Setiap gerak gerik dan kehidupan mereka akan selalu diawasi 1×24 jam. Bahkan tak jarang para idola seolah tak lagi memiliki privasi untuk dirinya sendiri.

So, kehidupan para idola ini jelas tidak mudah. Selain prestasi dan kerja keras, kehidupan pribadi mereka pun dinilai sampai sedetail-detailnya. Mereka bergaul dengan siapa, berhubungan dengan siapa, mengenakan pakaian apa, melakukan kegiatan apa, pergi ke mana, tak bisa dilakukan dengan serampangan begitu saja.

Salah sedikit, mereka bisa kehilangan pekerjaan. Sia-sialah perjuangan mereka selama ini.

Tuntutan kehidupan agar selalu sempurna seperti ini sering kali mendorong mereka untuk mengambil jalan pintas jika tak kuat menghadapinya, bunuh diri.

Tidak Bertahan Lama

Tidak mudah bertahan menjadi artis atau idola di Korea Selatan.

Profesi dan karier mereka bisa diibaratkan berada di ujung tanduk setiap hari.

Persaingan yang keras bisa menenggelamkan grup-grup yang kurang berpotensi.

Sedikit saja ditemukan ‘kecacatan’ maka karier mereka berakhir sudah. Entah karena pernikahan, perceraian, mengonsumsi obat-obatan terlarang, mabuk sambil menyetir, perjudian, suap menyuap, pelacuran, bahkan mangkir saat dipanggil untuk wajib militer, dan hal-hal lain yang dianggap buruk dalam norma dan melanggar peraturan akan langsung mengakhiri perjalanan karier mereka. Selamanya.

Tidak seperti di Indonesia, artis yang tertangkap mengonsumsi narkoba atau terlibat pelacuran dan korupsi bisa masuk keluar penjara lalu tampil lagi di televisi, Korea Selatan memiliki standar yang sangat tinggi terhadap idola mereka.

Sebagai idola, mereka dianggap harus bisa menjadi panutan, contoh, dan juga gambaran kesempurnaan.

Jadi mereka tidak main-main dalam industri mereka: banyak yang debut, tetapi tak banyak yang bertahan.

Baca Juga: Dijuluki Next Generation Leader, BTS Hiasi Cover Terbaru Majalah TIME. Millenials, Ini 6 Pesan Penting BTS Untukmu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here