Tidak Instan

Apa yang kita lihat di TV melalui tayangan-tayangan semacam Indonesian Idol, The Voice, dan sebagainya memberikan gambaran bahwa menjadi idola itu mudah. Tinggal mendaftar, ikut audisi, kalau menang langsung terkenal. Ya memang ada juga cara seperti itu, tetapi itu tidak berlaku bagi para KPop Idols. Perjuangan mereka sama sekali tidak instan.

Pertama-tama tentunya mereka menjalani audisi. Jika terpilih mereka akan dijadikan trainee. Sebagai trainee tidak semerta-merta mereka sudah menjadi artis.

Tidak, sama sekali tidak.

Menjadi trainee di bawah agensi mana pun, mereka akan dilatih dengan sangat keras bertahun-tahun bahkan puluhan tahun agar siap secara mental dan layak secara fisik. Mereka digembleng secara khusus untuk mengembangkan kemampuan menyanyi, menari, bahkan akting. Tidak hanya dengan itu lantas mereka menjadi spesial, belum.

Mereka masih harus menjalani kehidupan sebagai siswa normal, dengan tuntutan keras dari agensinya tentu saja, untuk memperoleh nilai-nilai yang tetap sempurna sekalipun waktu dan tenaga mereka telah habis untuk berlatih. Prestasi dalam pendidikan adalah sebuah kebanggaan dan keharusan bagi orang Korea Selatan.

Belum lagi, uang mereka tak banyak. Mereka masih harus bekerja paruh waktu demi kelangsungan hidup mereka sendiri. Itu dilakukan bertahun-tahun sampai mereka benar-benar debut.

Setelah debut? Apakah mereka langsung tenar?

Tentu saja tidak!

Bayangkan, ada berapa banyak agensi yang menelurkan para calon idola bahkan dalam waktu nyaris bersamaan. Tambahan lagi, mereka masih harus bersaing dengan para senior yang tentu sudah lebih dikenal.

Mereka masih harus berjuang, bertarung dengan jadwal yang luar biasa padat bahkan sering kali tidak manusiawi. Berbagai cara dilakukan agar masyarakat bisa lebih mengenal mereka dan bisa menerima mereka sebagai idola baru.

Perjuangan mereka sebagai idola masih panjang. Sepanjang dan selama mereka ingin tetap bertahan dalam dunia hiburan yang keras di Korea Selatan.

Tidak mudah

Mendengar nama Super Junior, Blackpink, BTS, WannaOne, Twice, Momoland … mungkin Anda sedang mengernyitkan dahi. Bahkan saya sendiri belum bisa menyebutkan satu persatu nama grup mereka dengan tepat.

Ketika Anda mendengar dan melihat lagu-lagu mereka yang rancak dan catchy di telinga ditayangkan di televisi, apakah yang ada dalam benak Anda?

Pakaian mereka yang kelewat seksi? Dandanan mereka yang tidak mencerminkan usia? Atau tarian mereka yang mengundang?

Percayalah,

bahkan netizen dari Korea Selatan memiliki standar yang sangat-sangat-sangat tinggi untuk para idola mereka.

Saya sengaja menuliskan kata ‘sangat’ sebanyak tiga kali untuk menggambarkan betapa tinggi standar yang diharapkan dan kadang tak masuk akal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here