2. Mudah baper

Ketika sang pujaan hati tidak menghubunginya seharian, dia mulai gelisah dan bertanya-tanya apa yang keliru. Laverine selalu berpikir, “Apa yang salah?”, padahal belum tentu ada yang salah.

Mengapa setiap perkataan atau tindakan si pria harus selalu dibawa perasaan?

Bukankah seorang teman tidak wajib menghubungi setiap saat?

Baca Juga: Daripada Terus Patah Hati, Kenali Penyebab Kegagalan Relasi. Cinta Sejati Sering Kali Bersembunyi karena Kita Gagal Mengenali Diri

3. Terlalu Banyak Berharap

Namanya juga pendekatan, masih penjajakan. Ibarat perempuan yang sedang shopping, masih lihat-lihat dulu. Belum tentu beli.

Demikian pula,

walau tampak sangat baik dan perhatian, pria yang belum menyatakan cintanya tak layak untuk diharapkan.

Ingat, dia masih menimbang rasa. Belum tentu benar-benar serius mau mengajak berpacaran, apalagi menikah.

“Tapi dia sangat sabar sama aku,” begitu kata Laverine tentang Hansen. “Rasanya nggak mungkin dia nggak serius.”

Hmm …

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here