Seorang Najwa menginpirasi saya, bahwa di balik keberanian yang kita miliki, tetap harus bisa menghargai dan berterima kasih kepada orang lain.

Hargai dan berterima kasihlah, terutama kepada orang yang menyayangi kita, bisa pasangan, suami, orangtua, sahabat, atau kawan.

“Karena wanita dan laki-laki itu setara tetapi tidak sama.”

Jangan menjadi wanita yang karena kesuskesannya menjadi lupa diri, atau bahkan mendominasi dalam segala bidang.

Baca Juga: Perempuan Sibuk, 3 Aplikasi Smartphone Ini Bisa Membantumu Merancang Hidup Produktif dan Tetap Seimbang. Coba, Ya!

 

Keserderhanaan seorang wanita bukan bicara tentang tidak boleh bekerja dan harus mengurus rumah tangga sepenuh waktu. Kesederhanaan seorang wanita bukan bicara tidak bisa bergaya dan mengikuti trend terbaru. Wanita sederhana bukan bicara masalah penampilan yang tidak menor, mewah, atau berlebihan.

Wanita yang sederhana, mampu menunjukkan prestasi, kemampuan, suara kejujuran, dan tetap menjadi istimewa. Wanita yang sederhana tahu menghargai orang lain, khususnya pasangan. Tidak menjadi dominan dan tetap menjadi pribadi yang low profile dalam keistimewaan sebagai wanita. Wanita yang sederhana, tidak pernah berkata “takut” untuk sebuah kegagalan.

Baca Juga: Suami Penjudi. Demi Menyelamatkan Keluarga, Istri yang Cerdas Rela Melakukan Ini

 

Jadi, tidak ada yang salah untuk menjadi wanita sukses, yang tetap menawan dalam keistimewaan dan kesederhanaan.

Wanita sukses, bekerja tanpa kenal batasan meski hidup dalam keterbatasan. Click To Tweet

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here