Kedua,

menjadi kepala keluarga itu punya tanggung jawab besar.

Seandainya Adam, saat ditegur Tuhan karena ikut makan buah terlarang yang disodorkan Hawa berkata, “Tuhan, saya salah. Ampuni saya.” maka ceritanya bisa berbeda. Namun, Adam memilih untuk tidak mau disalahkan dan menyalahkan istrinya sekaligus menyalahkan Tuhan yang menjadikan Hawa baginya.

Di Jepang, jika anak buah melakukan pelanggaran, menterinya langsung minta maaf dan mundur dari jabatan.

Ketiga,

orang tua-anak, suami-istri, dan kakak-adik perlu saling mengingatkan serta menjaga.

Ingat, aib anggota keluarga adalah aib satu keluarga besar.

Photo credit: detik.com

Pengalaman adalah guru yang terbaik. Setuju. Namun, saya lebih setuju dengan ini:

Belajar dari pengalaman orang lain, merupakan guru yang jauh lebih baik.

Tahu bedanya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here