Ketiga, ketika mengutarakan secara jujur kebutuhan kita, kita tentunya akan memperhitungkan kapasitas orang lain dalam memenuhinya. Artinya, kita harus siap dengan seberapa kesediaan dan kemampuan orang lain untuk memenuhinya. 

Keempat, jika kita seorang pencemas, kita perlu belajar menghargai batas yang dibangun orang lain, sembari memenuhi kebutuhan kita dengan cara lain. Jika kita seorang penghindar, kita perlu belajar mengutarakan ruang privasi yang kita butuhkan dalam relasi dengan orang lain. 

Kelima, belajarlah menjadi seorang yang memberikan pengalaman kelekatan yang aman, seperti relasi ibu dengan anaknya, kepada orang lain. Tanpa kita sadari, pada waktu kita menerapkan cara-cara ini, kita telah mulai membangun pola kelekatan yang aman dan sehat. 

Pedoman pengenalan akan pola kelekatan ini juga berlaku untuk relasi eksklusif dengan pasangan kita. Selamat mengeksplor pola kelekatan kita masing-masing. Selamat bertumbuh dalam relasi yang sehat. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here