2. Waktu itu perlu

Standar WHO dan Kemenkes terkini menyatakan bahwa penderita Covid dengan gejala ringan dan sedang akan dinyatakan bebas setelah masa isolasi selama 14 hari. Namun, tetapi setelah karantina, tetap diimbau untuk menaati protokol kesehatan. Bukan karena bisa menulari orang lain, tetapi terlebih untuk melindungi diri dari serangan virus atau bakteri yang lain. Tubuh tetap butuh waktu untuk pulih seperti sedia kala. Dengan kesadaran akan tubuh sendiri, penyintas Covid akan mempersiapkan diri masuk kembali ke masyarakat dengan tubuh yang prima dan mengambil bagian untuk memerangi virus ini.

Demikian juga cinta, penyintas patah hati perlu merawat diri dan pulih dari luka yang tak kasat mata. Jangan cepat-cepat move on pada cinta yang lain, berikan waktu untuk hati memproses dan menghayati kisah yang berakhir pilu itu. Alih-alih menyalahkan pihak lain, masa setelah patah hati adalah momen yang tepat untuk mengevaluasi diri, merawat dan mendandani kehidupan batin untuk masa depan yang lebih baik. Berikan waktu sebelum hati terbuka untuk cinta yang berikutnya.

Ada kalanya diam dan menikmati kesendirian membawa banyak bekal sebelum kita kembali pada kehidupan yang nyata. Covid dan cinta yang gagal memberi kita lebih banyak ruang untuk mengasah naluri, untuk menggali maksud dan kehendak Sang Sumber Hidup dan Kasih, untuk memulihkan diri. Nikmatilah waktu-waktu sendiri itu. Sendiri tak selalu sepi; sendiri memberi energi untuk siap berlari menuju hari yang berseri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here