5. Pria Maha Memberi

“Pria di drakor itu dambaan wanita, ya, karena piawai memuja wanita.” Ini pertanyaan teman saya tentang fantasi terbesar yang dibangun dalam drakor. 

Dalam dunia nyata, pria seringkali mengabaikan bahwa wanita butuh pujaan. Drakor menghadirkan tokoh pria yang begitu memuja wanita. Sang pria punya “segalanya” tapi bersedia menerima si wanita dengan apa adanya. Keinginan semua wanita yang menjadi penonton drakor di seluruh dunia. 

Berikut ini fantasi tipikal drakor: pria kaya dengan wanita yang sebenarnya tidak layak dikasihani. Si pria kaya jatuh cinta kepada si wanita miskin. Si pria “memperjuangkan” wanita ini. Secara diam-diam, si pria melakukan segalanya demi wanita ini. Kuncinya mungkin di “perjuangan” ini. Jadi, wanita sebagaimanapun menjengkelkan dan membingungkan, tetap harus dipahami, dimaklumi, dan diperjuangkan oleh pria. 

Drakor itu terlihat sepele. Kita menontonya dengan santai di ruang tamu atau lewat gadget. Tidak sama dengan pornografi yang dikonsumsi sembunyi-sembunyi.  Romantisme yang tergambar dalam drakor tidak pernah dipermasalahkan sebagaimana pornografi, walau yang sama-sama menjual fantasi. Para wanita berkeberatan terhadap pornografi, namun tidak berkeberatan menikmati fantasi romantisme berlebihan lewat drakor.  

Sayangnya drakor mempopulerkan gambaran keliru tentang pria, yang menyebabkan ekspektasi wanita melambung tinggi. Ekspektasi yang berlebihan bisa menjadi ‘racun’ dalam relasi di dunia nyata. 

Bagaimana menurut Anda?

1 COMMENT

  1. menarik.. dengan pola pikir tsb, artinya tontonan apapun itu = racun karena punya efek candu, dan mampu mempengaruhi ekspektasi seseorang..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here