Sekitar seratus tahun yang lalu, sebuah pandemi lain mendera bumi. Selama dua tahun, 1918-1919, pandemi ini menghilangkan nyawa 20 – 40 juta populasi dunia. Pandemi itu adalah flu, influenza.

Seratus tahun berlalu sejak flu membinasakan sejumlah besar populasi manusia, apa yang terjadi?

Toko–toko akan dibuka kembali. Pasar akan kembali ramai dengan orang yang berlatih, menghaluskan seni tawar menawar yang mereka miliki. Suara anak-anak akan kembali memenuhi lorong-lorong sekolah. Dan pusat-pusat perbelanjaan akan kembali dipadati oleh orang-orang yang ingin membeli barang dengan uang yang tidak mereka miliki untuk dipamerkan kepada orang-orang yang tidak mereka senangi.

Kita AKAN bangkit kembali.

Peran yang kita lakukan, meskipun tampaknya kecil saja, dengan menjaga jarak fisik (physical distancing), misalnya, adalah kontribusi yang betul-betul signifikan.

Captain America, Thor, dan Iron Man sudah terpukul jatuh. Di depan, Thanos dan seluruh pasukannya berdiri, menantang dengan gagah.

Peperangan ini akan berakhir buruk.

Sangat buruk.

.

.

“On your left,”

sebuah suara mengubah keadaan. Suara dari seorang teman, suara pengharapan dan kebangkitan.

Dan kita semua tahu bagaimana akhir peperangan ini, bukan?

A happy ending for the human kind.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here