Pacar: “Mari lakukan, dan kamu akan tahu bahwa tidak ada pria lain yang mencintaimu seperti diriku.”

Dunia ga selebar daun kelor. Kamu masih punya banyak pilihan. Masih banyak cowok baik-baik yang bisa mencintaimu apa adanya, tanpa menuntut seks pranikah.

Jawablah: “Justru yang aku mau adalah pria yang mencintaiku tanpa meminta seks pranikah, tidak seperti kamu.”

Pacar: “ML akan mempererat ikatan batin kita.”

Tidak benar! Yang benar: ML dalam masa pacaran akan merobek kepercayaan dan respek diantara kalian berdua.

Setelah melakukan seks pranikah akan muncul rasa khawatir dan curiga dalam dirimu bahwa dia juga akan melakukannya dengan orang lain. Tapi, memang tidak ada jaminan bahwa dia tidak akan melakukannya dengan orang lain, bukan? Tidak ada ikatan perjanjian pernikahan sah yang pernah kalian buat sebelum melakukannya, kan? Realita menunjukkan, pasangan yang menikah namun telah melakukan hubungan intim sebelum pernikahan seringkali tidak harmonis karena respek di antara mereka telah hilang.

Jawablah: “Itu mitos! ML semasa pacaran justru merusakkan ikatan emosi. Kita akan saling curiga, saling menyalahkan, menyesal, bahkan bisa muak satu sama lain.”

Pacar: “Kalau bukan sekarang, kapan lagi?”

Apa masih perlu penjelasan panjang lebar untuk menjawab pertanyaan macam ini? Kayaknya sih ga perlu, ya!

Jawablah: “Ya habis married dong!”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here