Cinta bukan tidak ada rasa

Cinta itu indah dan juga memiliki rasa, bukan hanya sekedar teori atau hanya di dalam perkataan saja.

Cinta berasal dari hati. Hati yang bisa memberikan kepekaan dan juga dorongan yang bisa melampaui pikiran kita.  Karena itulah, hati harus selalu dijaga kemurniannya, supaya tidak menjadi dasar dari cinta yang salah, tetapi sebaliknya, dari hati yang murni bisa mendasari cinta yang benar.

Dengarkanlah suara hati, ketika kita ingin menguji setiap relasi yang sedang kita jalani. Ketika tidak ada damai sejahtera dan sukacita, doakan relasi itu, bahkan harus diselesaikan kalau memang kita tahu tidak bisa diperjuangkan lagi. Tetapi yang paling penting adalah adanya kepekaan untuk bisa mengerti apa menjadi rencana Tuhan, Sang maha kasih dan pemilik kehidupan, yang kita yakin sudah mempersiapkan pasangan yang terbaik bagi kita.

Cinta memang perlu logika dan rasa

Karena itu tidak seharusnya ada dualisme di antara logika dan perasaan. Keduanya adalah anugerah Tuhan bagi manusia. Menyatu di dalam diri manusia, untuk bisa menjalani hidup dengan benar, tetapi juga indah. Termasuk di dalam pencarian pasangan hidup, ataupun di dalam menjalani relasi yang sudah dijalin.

Karena itu jagalah selalu pikiran dan hati kita. Sehingga setiap cinta yang kita miliki, di dalam relasi yang sedang atau akan kita jalani, bisa menjadi indah dan sesuai dengan yang Tuhan mau, dan bahkan bisa memberi dampak yang baik bagi sesama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here