Cinta juga sebuah misteri, sebab bisa mengubah yang ekstrim menjadi intim, mengubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kuncinya tetap sama, tidak ada yang menaklukkan maupun ditaklukkan, karena cinta hadir saat ada kerendahan hati. Kerendahan mengasihi dan menganggap orang lain lebih penting dari dirinya sendiri.

Hubungan cinta atau relasi apapun tak akan berhasil jika masih dilandasi ketakutan dan intimidasi antara satu dengan yang lain.

Cinta Masa Lalu Harus Diselesaikan

Jatuh cinta saat masih SMP atau SMA sering dikatakan sebagai ‘cinta monyet’. Setelah beranjak dewasa akan jatuh cinta lagi dengan orang yang berbeda, hal itu bisa terjadi berulang bila proses hubungan itu mengalami kendala hingga harus putus. Tak sedikit pula yang kembali menjalin hubungan dengan cinta lamanya.

Dalam dinamika proses cinta, biasanya akan menyimpan kenangan tersendiri. Kenangan ini bisa muncul saat seseorang sudah menjatuhkan pilihannya untuk menikah, bahkan setelah menikah cukup lama. Bisa timbul percikan-percikan persoalan ketika seseorang belum bisa melupakan kenangan-kenangan itu, tak terkecuali kenangan cinta monyetnya dulu.

Nah, bukankah cinta tidak bisa dibiarkan seperti itu? Membuat keputusan cinta, terlebih dulu harus bisa menyelesaikan kenangan-kenangan masa lalu yang bisa mengganggu. Kalau tidak, maka cinta yang dibangun kemudian bisa berantakan karena kenangan masa lalu yang setiap saat bisa kembali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here