Salah satu jawabannya adalah karena

cinta romantis tidak dapat bertahan lama. 

Alasan mengapa cinta romantis tidak dapat bertahan lama dapat dilihat dari 3 faktor yang memengaruhi cinta romantis: fantasi, kebaruan, dan gairah.

Fantasi meningkatkan cinta romantis

Di awal hubungan, seseorang masih belum terlalu mengenal pasangannya dan juga masih terbutakan oleh cinta, sehingga fantasi mereka tentang pasangan dan hubungan mereka masih tinggi.

Seiring dengan berjalannya waktu, pasangan semakin mengenal satu sama lain, sehingga sedikit demi sedikit mereka semakin menyadari realitas yang sesungguhnya.

Dengan semakin dapat melihat realitas, fantasi semakin menurun. Hal ini berarti fantasi menurun seiring dengan berjalannya waktu. 

Kebaruan membuat cinta semakin hidup dan berenergi

Manusia selalu tertarik dengan hal-hal yang baru, demikian pula halnya dengan cinta. Ketika pasangan baru menjalin hubungan, banyak hal-hal baru yang mengejutkan dan dapat membuat cinta mereka semakin berkobar.

Dengan berjalannya waktu, pasangan sudah saling mengenal, semakin sedikit hal-hal baru yang akan dijumpai. Cinta mulai meredup. 

Hal yang sama juga terjadi pada gairah

Gairah berhubungan dengan kadar dopamine yang dihasilkan otak. Di awal relasi, otak memproduksi dopamine dalam jumlah yang banyak. Namun, produksi dopamine ini menurun setelah pasangan semakin saling mengenal. Oleh karena itu, gairah juga menurun seiring dengan berjalannya waktu.

Mengingat 3 faktor yang memengaruhi cinta romantis menurun dengan berjalannya waktu, tidak mengherankan jika cinta romantis tidak bisa bertahan lama. 

Setelah beberapa saat, biasanya antara 18-36 bulan, seiring dengan menurunnya fantasi, kebaruan, dan gairah maka pasangan yang sedang jatuh cinta itu mulai menyadari realita sesungguhnya.

Mereka mulai bisa menyadari bahwa pasangannya adalah manusia biasa yang mempunyai kelemahan. Kekecewaan demi kekecewaan mulai dirasakan.

Jika hal ini dibiarkan, maka hubungan akan berakhir seiring dengan pudarnya cinta romantis.

Baca Juga: Ketika Cinta Terasa seperti Cabai yang Tak Lagi Pedas, Ini Cara untuk Mengembalikan Rasa Cinta yang Mulai Pudar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here