Ada satu lagi yang jadi beban pikiranku adalah Lisa, sepupuku. Sejak muda dia suka menyanyi. Suaranya lumayan dan cantik pula. Dengan adanya media sosial, Lisa punya hobi baru: merekam video saat bernyanyi dengan berbagai gaya, dan dia kirimkan pada teman-temannya.

Yang bikin aku risih, Lisah justru mengirim video itu ke teman-teman prianya. Dia merasa senang sekali kalau dipuji. Ada beberapa yang menganggap Lisa sedang menggodanya. Padahal pria-pria itu kan sudah beristri,” Linda berkeluh kesah.

“Mungkin Henry suami Lisa kurang memuji? Mid-life crisis, kasih tahu Henry saja,” Ujarku.

“Henry itu romantis orangnya. Tidak kurang-kurangnya Henry memuji, tapi rasanya belum juga cukup buat Lisa. Jarang ada suami yang begitu perhatian dan murah pujian seperti Henry.”

Bill, teman Lisa yang kerap dapat kiriman video, bercerita ketika bertemu denganku minggu lalu. Istrinya mulai curiga, berpikir bahwa Bill ada hubungan khusus dengan Lisa. Kesannya jadi kurang baik.

Aku tidak ingin Lisa menyesal di belakang hari seperti Ani. Memilih kesenangan sesaat tetapi menghasilkan kerusakan yang permanen. Jangan bermain api, kalau tidak ingin terbakar nantinya.

“Betul juga. Kadang kala ketika melakukan sesuatu, kita tidak mengantisipasi resikonya. Pokoknya senang, ya sudah lakukan saja. Ternyata akibatnya fatal. Gak usah sungkan Lin, ajak Lisa bicara empat mata. Jelaskan saja apa adanya. Apalagi sudah ada contoh kasus Ani. Meski pun pahit, tetapi obat itu menyembuhkan.”

“Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi,” aku menimpali sambil menutup pembicaraan kami.

Never make permanent decisions based on temporary feelings.  A marriage relationship is like a house. When a lightbulb burns out you do not go and buy a new house, you fix the light bulb.

Jangan pernah membuat keputusan permanen berdasarkan perasaan sementara. Hubungan pernikahan seperti rumah. Ketika ada bola lampu terbakar, Anda tidak pergi dan membeli rumah baru, namun Anda akan memperbaiki bola lampunya.

Baca Juga:

Mengapa Istri Berselingkuh? Inilah 3 Penyebab yang Diungkap Pelaku-Pelakunya

Sebelum Penyesalan Datang, Suami-Istri Perbaikilah Relasi lewat 3 Hal Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here