Kedua,setiap “Shark” punya warna yang berbeda

“Baby Shark” “Mama, Papa, Kakak, Kakek dan Nenek” warnanya lain-lain. Menarik, bukan? Bahkan dari kejauhan pun saat mereka “berenang”, anak dapat mengenali sosok siapa yang datang. Dari perawakan yang dibedakan warnanya itulah anak jadi kenal. Artinya, mereka punya ciri khas. Sesuatu yang spesial. Begitu juga antar anggota keluarga.

Anak perlu belajar kenal bahwa setiap anggota keluarganya punya keunikan tersendiri:  ada lebihnya, ada kurangnya; sifatnya pun berbeda. Walaupun berbeda-beda, mereka tetaplah sebuah keluarga. Sebagai keluarga, mereka harus menerima satu sama lain dan belajar saling melengkapi!

 

Ketiga, rasakan arti kebersamaan, misalnya dengan melakukan satu kegiatan besar bersama seperti yang tampak dalam tayangan “Baby Shark” ini.

Ping Fong menciptakan banyak momen yang berbeda-beda untuk ikan-ikan hiu ini. Mereka tak hanya berenang-renang di laut saja, namun para ikan hiu itu sebagai sebuah keluarga juga mencari makan bersama, bahkan juga tampil bersama di sebuah panggung musik spektakuler dengan setiap ‘shark’ memainkan alat musiknya sendiri-sendiri.

Sungguh sangatlah penting untuk menciptakan momen kebersamaan yang berarti dan bukan cuma duduk bersama-sama namun masing-masing sibuk dengan kegiatan dan pikirannya. Click To TweetSebagai sebuah keluarga, mungkin kita pun bisa meniru keluarga hiu yang harmonis itu, misalnya juga bermain musik bersama, berkebun bersama, berolahraga bersama dan lain-lain.

Baca juga: Anak Pintar Bisa Jadi Juga Manipulatif. Kalau Tidak Waspada, Orang Tua Mudah Dimanfaatkan dan Dikendalikan Anak. Ini 3 Hal yang Bisa Mencegahnya

Kita pun juga bisa menerapkan slogan Pink Fong, yaitu menciptakan petualangan yang baru setiap harinya. Tentu bukan cuma sekadar petualangan biasa, namun petualangan yang juga menanamkan nilai-nilai baik di dalam keluarga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here