2.  Apakah pacar menjadikanmu seorang pribadi yang lebih baik?

Setiap kita pasti punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dalam hubungan berpasangan, kita akan saling melengkapi dengan pasangan kita. Apakah pasanganmu membantumu mengubah kebiasaan burukmu? Atau malah dia yang justru membuatmu menjadi pribadi yang lebih buruk?

Apakah pasanganmu bisa menemukan potensi dirimu dan membantumu mengembangkan setiap talenta dan potensi yang sudah Tuhan beri? Atau apakah justru sebaliknya dia menenggelamkan setiap potensimu?

Saya memiliki seorang teman yang pasangannya hanya suka bersenang-senang. Kebersamaan mereka selalu diisi dengan hal-hal tak berguna, hura-hura, dan membuang-buang uang, bukannya hal yang produktif. Kebiasaan yang buruk ini akhirnya membuat pekerjaannya menjadi kacau. Dia yang tadinya rajin bekerja, sekarang hidupnya kembali mengandalkan orangtuanya.

 

Baca juga:Jangan Jadikan Pernikahan Tujuan Hidup atau Penentu Kebahagiaan. Lajang ataupun Menikah, Hidupmu Utuh, Perempuan

 

3. Apakah kamu bisa menjadi diri sendiri saat bersama pacar?

Dalam pernikahan, kita tak bisa lagi memakai topeng. Mau tidak mau, kita akan “tampil apa adanya” di depan pasangan kita. Apakah selama ini kita merasa nyaman menjadi diri kita apa adanya? Ataukah kita harus berpura-pura di depannya?

Pasangan yang tepat akan membuat kita merasa nyaman menjadi diri kita saat bersamanya. Kita tak perlu menjadi sama dengan dia, mengikuti semua yang dia mau, mengikuti cara-caranya, dan sebagainya; namun kita tetap bisa saling mengasihi dan mau menerima meskipun ada perbedaan.

Setiap orang pasti punya kriteria pasangan ideal. Satu hal yang juga perlu kita ingat, apakah kita layak untuk mendapatkan pasangan seperti yang kita inginkan dan harapkan? Click To Tweet

Sebelum mencari pasangan yang tepat, jadilah orang yang tepat juga. Apakah diri kita sudah sesuai untuk mendapatkan kriteria yang kita harapkan? Jangan sampai kita mengharapkan pasangan yang pintar dan pekerja keras, tapi kita sendiri malas. Jangan kita mencari pasangan yang berpenampilan bagus, tapi kita sendiri malas mandi. Ketika kita berharap memiliki pasangan yang bisa memberikan yang terbaik untuk kita, apakah kita juga mau dan sudah memberikan yang terbaik untuknya?

Nah, buat kamu yang ingin segera menikah atau yang mau memantapkan diri untuk menikah, sudah yakinkah kamu bahwa dia adalah jodohmu?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here