Dua: Penting Gitu, ya?

Jelas penting!

Saya akhirnya membatalkan niat untuk pergi ke mal mencari celana jins. Saya juga dengan senang bercerita kepada seorang sahabat bahwa akhirnya saya bisa mengenakan jins lama yang penuh kenangan itu. #eh 🙂

Akan tetapi setelah berpikir kembali,

saya meyakini bahwa peristiwa “bersejarah” ini bukanlah event yang mendefinisikan hidup saya.

Sebagai seorang mama, “prestasi” utama saya bukanlah mengenakan celana pra-kehamilan, tetapi betapa berharganya putri saya dalam hidup ini.

Sebagai seorang seniman, karya saya tidak ditentukan dari celana apa yang saya pakai, tetapi kreativitas tanpa batas yang telah diberikan Sang Pencipta dalam hidup yang terbatas ini.

Sebagai seorang istri, saya yakin suami tetap mencintai saya terlepas dari seberapa kecil atau besar ukuran pakaian saya.

Baca Juga: Dari Seorang Ibu Rumah Tangga yang Juga Mengalami Depresi: Pada Saatnya Nanti, Kita Akan Bisa Menikmati Kopi Kita Sendiri. Pasti!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here