Pertanyaan itu terus melintas di benak keluarga. Sungguh masa-masa yang berat, karena saat itu ibu Caleb juga sementara mengandung anak ketiga di minggu ke-18. Namun keluarga sadar bahwa kondisi Caleb membutuhkan kedua orang tuanya. Keluarga harus menguatkan hati untuk berjuang bersamanya.

Perjalanan Panjang Mulai

Awalnya, seperti sebuah kemustahilan bagi kami untuk bisa melewati hari-hari yang berat. Caleb harus menjalani serangkaian prosedur pengobatan, mulai dari treatment yang harus dijalani, seperti radiasi, kemoterapi, MRI, dan  terapi imunologi tentunya dengan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi banyak selang harus tersemat di tubuhnya.

Kami bersyukur, Caleb adalah anak yang sangat baik dan kuat. Hal itu juga membuat Ibu Caleb dan suami bersepakat untuk tegar dan kuat di hadapannya. Mereka juga memutuskan untuk tidak mengatakan terlebih dahulu bahwa Caleb sakit kanker. Apalagi saat itu Caleb masih berusia 4 tahun. Ia belum bisa memahami sakit itu.

Kami bersyukur melihat ketangguhannya. Sungguh, hal itu adalah sebuah mukjizat. Meskipun saat itu baru berusia 4 tahun, kami mau Caleb memiliki semangat untuk berjuang.

Satu ayat kitab suci yang terus menguatkan kami yakni: “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu. Aku (Tuhan) menyertai ke mana pun engkau pergi.” Ayat tersebut terus menjadi pegangan keluarga hingga Caleb dinyatakan bebas kanker selama 9 bulan.

Masih terus berjuang

Kanker yang diderita Caleb adalah sebuah perjalanan dan kendaraan iman bagi keluarga Caleb. Caleb dinyatakan relapse (kambuh) dan harus kembali mengulang serangkaian pengobatan.  Mereka sekeluarga merayakan Natal 2019 di rumah sakit. Hingga saat ini Caleb masih berjuang mengalahkan kanker Neuroblastoma stadium 4. Bahkan ia menyelesaikan semua treatment tanpa anestesi.

Dari perjalanan ini keluarga belajar bahwa manusia tidak punya kuasa apapun untuk mengontrol keadaan. Tentu saja keluarga kelelahan secara fisik dan emosional. Namun di sisi lain keluarga menyadari bahwa ada Tuhan yang menopang dan memelihara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here