Steak House, petang hari.

Seorang eksekutif mapan mengajak saya makan di sana. “Saya hanya mau curhat kepada Pak Xavier,” ujarnya begitu kami dipersilakan duduk di pojok ruangan.

“Wah, kayak anak muda saja,” ujar saya yang disambut dengan gelak tawa yang tertahan.

Dari gesture-nya, saya tahu, bapak tampan ini sedang gundah. Raut wajahnya yang bersih terawat tampak ‘kusam’ kali ini. Mendung yang dari tadi bergayut di matanya secara perlahan menghasilkan tetes-tetes air mata kecil. “Sorry, saya masih terbawa suasana hati saya,” ujarnya sambil mengusap air matanya.

Selanjutnya, tidak ada lagi gurau di antara kami. Yang ada adalah aliran galau yang terus-terang memengaruhi suasana hati saya. Makan malam saat itu tidak terasa nikmat. “Maaf karena mengganggu selera makan Bapak,” katanya dengan sopan.

“Jika end up-nya begini, lebih baik tadi saya ajak ngafe saja,” ujar saya dalam hati.

Karena saya tahu kisah hidupnya unik, saya minta izin untuk mewawancarainya agar pengalaman hidupnya bisa dibaca orang dengan lebih sistematis. Setiap pertanyaan yang saya lontarkan dijawabnya dengan cerdas karena orangnya memang smart

Bagaimana proses perkenalan Anda dulu?

Kami bersekolah di tempat yang sama selama tiga tahun. Walau sekelas, pada mulanya saya tidak akrab dengannya, karena dia tipe cewek pendiam.  Saya lebih banyak bergaul dengan teman-teman cowok.  Ketertarikan saya dimulai ketika rapor semester satu dibagikan dan ranking 1 diraih cewek misterius yang nyaris tidak pernah saya ajak bicara selama ini. Saya ranking 2. Gabungan antara kaget dan penasaran, saya baru “mencari tahu” siapa sih, cewek yang berhasil mengalahkan saya secara  akademis ini? Sambil ngotot belajar untuk mengalahkan sang juara, mulailah saya melakukan pendekatan dan lama-lama jatuh hati.  

2 COMMENTS

  1. Wah ternyata ada ya pria seperti ini. Selama ini saya bahkan tidak pernah tau ada pria yang hanya 25% nya dari pria dalam artikel ini.
    Sedangkan posisi saya sekarang saya anggap mirip dengan artikel tentang seorang istri yang berdomisili di singapore.
    Beberapa kali saya memendam keinginan untuk minta kontak ibu yang tinggal di singapore tersebut. Barangkali bisa sharing tips dan trick untuk hidup sehari hari.
    Hari ini saya benar2 kaget kalo ternyata ada pria yang seperti ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here