Hampir 70 tahun berlalu. Tak banyak berbeda, sayangnya.

Sudah hampir 70 tahun berlalu sejak Temple divonis gila oleh para ahli. Ilmu pengetahuan seputar autisme sudah berkembang banyak.

Dunia anak dengan kebutuhan khusus ternyata jauh lebih luas daripada yang dibayangkan. Autisme hanyalah salah satu dari jenis kebutuhan khusus yang ada. Disleksia, Rett syndrome, Down syndrome, Dandy-Walker syndrome, dan Global Developmental Delay merupakan beberapa bagian kecil dari dunia ini. Dunia autis sendiri terdiri dari berbagai tingkatan dan perbedaan sehingga membutuhkan penanganan yang unik antara satu anak dengan anak yang lain.

Sayangnya, perlakuan kita sebagai masyarakat masih tidak banyak berbeda. Pengetahuan kita masih terlalu sedikit sehingga asumsi yang dibuat sering kali salah.

Acara-acara seperti Special Kids Expo sendiri kebanyakan hanya dihadiri dan diketahui oleh orang-orang yang berada dalam komunitas tersebut, sebuah komunitas yang sering kali terasing dari dunia orang banyak.

Kebanyakan kita pun terekspos dengan dunia ini secara tidak sengaja. Baik itu karena sebuah peristiwa pelecehan terhadap anak berkebutuhan khusus, atau mungkin karena seorang pesohor kenamaan yang berbicara tentang autisme.

Dan mata kita pun mulai terbuka.

Akan tetapi, hal itu tidak membuat kebanyakan kita berhati-hati dalam menjatuhkan vonis kepada keluarga yang dianugerahi anak spesial itu.

Buat kebanyakan orang, vonis yang sama sudah dijatuhkan kepada ‘anak-anak aneh’ itu:

Pasti ada yang salah dengan orangtuanya,

atau,

ia gila.

Lebih mudah, bukan, untuk memberikan label kepada satu orang yang berbeda dengan kita, daripada mencoba untuk mengerti pandangan yang dimilikinya?

Lebih mudah bukan untuk menyalahkan masa lalu daripada memilih untuk memberikan respons yang positif pada hari ini?

Baca Juga: Kamu Masih Punya Masa Depan, Seburuk Apa pun Kesalahanmu di Masa Lalu. Hidupmu Tidak Sempurna, Bukannya Tidak Berharga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here